Mencari alternatif Wispr Flow biasanya bukan karena Wispr Flow jelek. Alat itu bagus, dan saya memakainya setiap hari. Alasannya lebih spesifik. Harganya dalam dolar, dan paket gratisnya dibatasi 2.000 kata per minggu di desktop. Pusat bantuannya sendiri juga menyebut Wispr mendeteksi satu bahasa per dikte, padahal kita sering bicara Indonesia campur Inggris dalam satu kalimat. Supaya adil: Artikulasi juga membaca satu dikte sebagai Bahasa Indonesia. Bedanya ada di cara teksnya dirapikan, bukan di cara bahasanya dideteksi.

Artikel ini membandingkan Wispr Flow dengan empat aplikasi lain yang sudah berjalan di Windows, dua fitur gratis dari Microsoft dan Google, serta Artikulasi. Semua angka dan klaim di sini kami cek langsung ke halaman resmi masing-masing pada 30 September 2026, dan tautannya ada di bagian Sumber. Satu hal saya sebut di depan supaya adil: saya pendiri Artikulasi, aplikasi dikte untuk Windows yang saat ini masih beta. Versi betanya sudah bisa dicoba, tetapi kalau kamu butuh alat yang sudah rilis penuh dan teruji banyak orang, jawabannya ada di pilihan lain.

Kenapa orang mencari alternatif Wispr Flow

Saya mulai dari pengakuan. Setiap hari saya mendikte prompt panjang ke Claude Code dan VS Code, dan alat yang saya pakai sampai sekarang adalah Wispr Flow. Kebiasaan itulah yang akhirnya melahirkan Artikulasi. Jadi saya tahu betul apa yang Wispr lakukan dengan baik, dan saya tidak akan pura-pura sebaliknya.

Menurut halaman harganya, Wispr Flow bekerja di aplikasi apa pun, tersedia untuk Mac, Windows, iOS, dan Android, dan belajar mengenali nama serta istilahmu lewat kamus dan snippet (potongan teks yang bisa dipanggil dengan kata kunci).

Di aplikasi Windows yang saya pakai, Bahasa Indonesia bisa dipilih sebagai bahasa dikte bersama bahasa Inggris. Di riwayat dikte saya, kata seperti "software-nya" dan "requirement-nya" keluar utuh dengan tanda baca lengkap. Ulasan di App Store Indonesia juga senada. Salah satunya menulis, "Flow ternyata bisa menggunakan bahasa Indonesia. Jadi, ini sangat membantu untuk produktivitas saya."

Lalu kenapa mencari alternatif? Menurut saya ada tiga hal yang paling relevan untuk pengguna di Indonesia, dan ketiganya tertulis di dokumen resmi Wispr sendiri:

  • Harga dalam dolar. Halaman harganya tidak menyebut rupiah sama sekali, dan paket gratisnya dibatasi jumlah kata per minggu.
  • Satu bahasa per dikte. Aturan ini tertulis di pusat bantuannya, dan mode campuran yang disebut namanya hanya untuk Hindi dan Inggris. Per 30 September 2026, pusat bantuan Wispr Flow menulis bahwa format gaya hanya berlaku untuk bahasa Inggris. Supaya adil, Artikulasi juga membaca satu dikte sebagai Bahasa Indonesia; bedanya ada di cara teksnya dirapikan.
  • Syarat perangkat dan koneksi. Versi Windows hanya untuk prosesor x64, laptop Windows on ARM seperti Snapdragon tidak didukung, dan Wispr butuh internet untuk mentranskripsi suara.

Ketiganya bukan cacat fatal. Banyak orang tetap senang membayar Wispr Flow. Tetapi kalau salah satunya mengenai kamu, wajar kalau kamu mulai melihat pilihan lain.

Harga Wispr Flow dan batas paket gratisnya

Per 21 Oktober 2026, halaman harga Wispr Flow mencantumkan angka berikut untuk pemakaian pribadi. Ada juga paket tim bernama Growth dan Enterprise, tetapi itu di luar fokus artikel ini.

PaketHargaCatatan
FreeUSD 0Batas 2.000 kata per minggu di desktop, 1.000 kata per minggu di ponsel
Pro, bayar bulananUSD 15 per pengguna per bulanJumlah kata tidak dibatasi
Pro, bayar tahunanUSD 12 per pengguna per bulanDiskon 20 persen, jadi USD 144 setahun

Kalau bayar bulanan, setahun kamu mengeluarkan USD 180. Karena ditagih dalam dolar, jumlah rupiah yang terpotong dari kartumu ikut kurs hari itu, dan bank bisa menambahkan biaya transaksi mata uang asing.

Seberapa banyak 2.000 kata itu? Sebagai gambaran, Aqua Voice memperkirakan 1.000 kata setara sekitar tujuh menit bicara dengan tempo normal. Kalau perkiraan itu dipakai, kuota gratis Wispr di desktop kira-kira cukup untuk seperempat jam bicara per minggu. Untuk mencoba, itu longgar. Untuk dipakai setiap hari seperti saya, itu cepat habis.

Yang menarik, Wispr sudah punya halaman khusus India dengan harga dalam rupee, yaitu ₹400 per bulan atau ₹320 per bulan kalau tahunan, dan menerima pembayaran UPI. Alamat serupa untuk Indonesia (wisprflow.ai/indonesia) menampilkan halaman tidak ditemukan saat kami cek. Artinya, untuk saat ini pengguna di Indonesia membayar harga global dalam dolar.

Halaman India itu juga menyebut Flow gratis untuk mulai dengan jumlah kata dikte yang tidak dibatasi, berbeda dengan batas 2.000 kata di halaman harga global. Kami belum bisa memastikan mana yang berlaku untuk akun di Indonesia, jadi cek langsung di aplikasinya.

Soal harga, suara pengguna juga terbelah. Seorang pengulas di Google Play pada 27 September 2026 menulis bahwa "the $15 / month for individual use is prohibitive", artinya USD 15 per bulan untuk pemakaian pribadi terasa terlalu mahal baginya.

Harga bisa berubah

Semua angka di atas kami salin dari halaman resmi pada 30 September 2026. Buka lagi halaman harganya sebelum membayar. Kalau kamu penasaran dengan harga Artikulasi, rinciannya ada di halamannya sendiri supaya artikel ini tidak basi saat harga berubah.

Wispr Flow dan kalimat campur Indonesia-Inggris

Inilah bagian yang paling penting untuk kita. Coba perhatikan cara orang kantor di Indonesia bicara: "Tolong follow up klien-nya besok, deadline-nya dipercepat." Satu kalimat, dua bahasa, dan akhiran -nya menempel di kata Inggris. Fenomena ini disebut code switching, dan bagi alat dikte, di sinilah ujian yang sebenarnya.

Pusat bantuan Wispr Flow menulisnya dengan jelas: "Flow detects one language per dictation, not per word." Artinya, satu rekaman diperlakukan sebagai satu bahasa.

Halaman lain menjelaskan cara bahasa itu dipilih: "The detected language is the language you spoke most in that recording, so switching briefly part-way through won't change it." Jadi kalau kalimatmu kebanyakan Bahasa Indonesia, Flow memperlakukannya sebagai Bahasa Indonesia, dan istilah Inggris di tengahnya harus ditangani di dalam bahasa itu.

Untuk bahasa lain, Wispr menyediakan jalan khusus. Campuran Hindi dan Inggris punya pilihan sendiri bernama Hinglish yang harus dipilih manual, karena menurut halaman soal salah bahasa tadi, "Auto-detect never produces Hinglish." Untuk campuran Indonesia dan Inggris, kami tidak menemukan padanannya. Kata "Indonesia" tidak muncul sama sekali di kedua halaman bantuan itu.

Supaya adil, halaman soal banyak bahasa juga mencatat bahwa fitur perapiannya, Polish, "keeps mixed-language dictation in its original blend of languages", jadi campuran bahasa tidak diterjemahkan saat teks dirapikan, kecuali kamu memintanya. Beranda Wispr sendiri menyarankan, "For the best accuracy, select the specific language you're speaking at that moment rather than relying on auto-detect."

Diagram kalimat Tolong follow up klien-nya besok, deadline-nya dipercepat, dengan kata Indonesia berwarna abu-abu dan istilah Inggris berwarna biru muda. Di bawahnya tertulis aturan Wispr Flow: satu bahasa per dikte, bukan per kata, bahasa yang terdeteksi adalah yang paling banyak diucapkan. Mode campuran bernama hanya Hinglish, campuran Indonesia dan Inggris tidak disebut.
Diagram ini merangkum aturan yang tertulis di pusat bantuan Wispr Flow, bukan hasil uji akurasi. Artikulasi juga membaca satu dikte sebagai Bahasa Indonesia; bedanya ada di cara teksnya dirapikan. Ilustrasi: Artikulasi

Apakah itu berarti hasilnya pasti salah? Tidak, dan di sinilah banyak artikel perbandingan berlebihan. Satu bahasa per dikte tidak berarti istilah Inggris otomatis rusak. Buktinya ada di riwayat dikte saya tadi. Seorang pengulas di Google Play juga menulis bahwa Wispr "bisa mengenali beberapa campuran bahasa atau nama-nama barang tertentu."

Tetapi ada juga pengalaman sebaliknya. Pengulas lain yang memakai beberapa bahasa menyebut Wispr "completely fails in multilingual use", atau gagal total untuk pemakaian multibahasa, saat beberapa bahasa diaktifkan sekaligus.

Menurut saya, pertanyaannya bukan bisa atau tidak, melainkan seberapa konsisten. Alat yang tidak dirancang khusus untuk campuran Indonesia-Inggris bisa saja menangani kalimatmu dengan baik hari ini, lalu keliru pada kalimat yang sedikit berbeda besok. Satu-satunya cara untuk tahu adalah mengujinya dengan kalimatmu sendiri, dan caranya saya jelaskan di bagian bawah.

Alternatif Wispr Flow di Windows yang bisa dipakai hari ini

Berikut alternatif Wispr Flow yang benar-benar bisa dipasang di Windows hari ini, ditambah dua fitur gratis dan Artikulasi sebagai pembanding. Tabel ini hanya memuat apa yang tertulis di halaman resmi masing-masing. Ini bukan hasil uji akurasi.

Perbandingan Wispr Flow dan alternatifnya di Windows, per 30 September 2026
AlatWindowsBahasa IndonesiaKalimat campur bahasa (klaim resmi)Paket gratisPro, bayar bulanan
Wispr FlowWindows 10 dan 11, prosesor x64 sajaBisa dipilihSatu bahasa per dikte; mode campuran bernama hanya Hinglish2.000 kata per minggu di desktopUSD 15
SuperwhisperWindows 10 dan 11, x64 dan ARM64Tidak disebut di situsnyaMode Automatic kadang mengubah dikte non-Inggris jadi teks InggrisAda, model Whisper, jumlah kata tidak dibatasiUSD 8,49
Aqua VoiceWindows 10 dan 11Ada di daftar 49 bahasaTidak dibahas di halaman yang kami buka1.000 kata pertama (sekali, bukan per minggu)USD 10
Willow VoiceTersedia (juga Mac dan iPhone)Ada halaman khusus Bahasa IndonesiaDeteksi otomatis diklaim menyesuaikan saat kamu berganti bahasaAda, dengan model yang disebut lebih lemahUSD 15
Soniox AppTersedia (juga macOS)Ada di daftar 60+ bahasaDiklaim menangani pergantian bahasa di tengah kalimatKredit gratis setiap mingguUSD 19,99
Voice typing Windows (Windows + H)Bawaan Windows 11Tidak ada di daftar 46 bahasanyaTidak berlakuBawaanTidak ada
Voice typing Google DocsDi browser, hanya di Google Docs dan SlidesAdaPerintah suara hanya bahasa InggrisBagian dari Google DocsTidak ada
ArtikulasiBeta, bisa dicoba lewat pendaftaran emailBahasa utamaDirancang untuk kalimat campur Indonesia-Inggris; belum diuji berdampingan dengan alat lainLihat halaman hargaLihat halaman harga

Geser tabel ke samping untuk melihat semua kolom.

Sumber: halaman resmi setiap alat, dibuka 30 September 2026 (daftar lengkap di bagian Sumber). Harga dalam dolar AS per bulan dengan tagihan bulanan. Kolom Bahasa Indonesia untuk Wispr Flow berdasarkan pilihan bahasa di aplikasi Windows yang saya pakai. Soal paket gratis: Artikulasi Gratis rencananya berjalan di mode hemat (model yang lebih ringan), sedangkan halaman harga Wispr Flow hanya membedakan paket gratisnya dari jumlah kata, jadi kesimpulan kami, kata gratisnya memakai model yang sama dengan paket berbayar. Yang setara hanya jumlah katanya, bukan kualitasnya.

Superwhisper: bisa offline dan jalan di laptop ARM

Superwhisper untuk Windows mendukung Windows 10 dan 11, baik x64 maupun ARM64. Ini penting kalau laptopmu memakai Snapdragon, karena Wispr Flow tidak mendukungnya. Keunggulan lainnya adalah model di perangkat: menurut situsnya, "Your audio never leaves your machine and you don't need internet." Paket Pro tercantum USD 8,49 per bulan.

Bahasa Indonesia tidak disebut di halaman yang kami buka. Superwhisper memakai model Whisper, dan daftar kode bahasa Whisper dari OpenAI memuat bahasa Indonesia. Dugaan kami, Bahasa Indonesia bisa dipakai, tetapi itu dugaan, jadi uji dulu.

Dokumentasinya juga jujur soal kelemahannya: dalam mode Automatic, "non-English dictation sometimes comes out as English text."

Aqua Voice: Bahasa Indonesia tertulis jelas

Aqua Voice mendukung Windows 10 dan 11, dan Bahasa Indonesia tertulis di daftar 49 bahasa dikte miliknya. Paket gratisnya berupa jatah 1.000 kata pertama, bukan kuota mingguan. Menurut halaman harganya, Pro USD 10 per bulan, atau USD 8 per bulan kalau dibayar tahunan. Di halaman yang kami buka, kami tidak menemukan penjelasan soal kalimat campur bahasa. Jadi bagian itu yang paling perlu kamu uji.

Willow Voice: halaman khusus Bahasa Indonesia

Willow tersedia untuk Mac, Windows, dan iPhone, dan punya halaman khusus dikte Bahasa Indonesia. Yang menarik ada di pusat bantuannya. Kalau kamu memilih satu bahasa utama, Willow akan "filter out background or mixed-language inputs", yaitu menyaring masukan campuran bahasa. Kalau kamu memakai deteksi otomatis, Willow disebut "can recognize and adapt in real time". Jadi untuk kalimat campur, kemungkinan kamu perlu mode deteksi otomatis.

Pro Willow USD 15 per bulan, atau USD 12 per bulan kalau tahunan, dan paket gratisnya memakai model yang oleh Willow sendiri disebut lebih lemah.

Soniox App: klaim paling berani soal campur bahasa

Soniox App tersedia untuk macOS dan Windows, dan Bahasa Indonesia ada di daftar 60+ bahasanya. Pada pemeriksaan ulang 21 Oktober 2026, halaman voice typing masih mengklaim menangani "accents and language switches mid-sentence", atau pergantian bahasa di tengah kalimat. Di atas kertas, inilah klaim yang paling dekat dengan kebutuhan kita. Justru karena itu klaim ini wajib diuji, bukan langsung dipercaya. Paket gratisnya berupa kredit yang ditambah setiap minggu, dan Pro tercantum USD 19,99 per bulan.

Gratis bawaan: Windows + H dan Google Docs

Voice typing bawaan Windows dibuka dengan tombol Windows + H dan memakai pengenalan suara online dari Azure. Pada pemeriksaan ulang 21 Oktober 2026, daftar resmi 46 bahasanya masih tidak memuat Bahasa Indonesia. Dikte di Microsoft Word juga sama: Bahasa Indonesia tidak ada di daftar bahasa yang didukung, bahkan di daftar preview. Detail langkahnya ada di panduan mengetik dengan suara di laptop.

Voice typing Google Docs justru mendukung Bahasa Indonesia dan bekerja di Chrome, Edge, dan Safari. Batasannya dua. Fitur ini hanya bekerja di Google Docs dan Slides, dan menurut Google, "Voice commands are available only in English." Jadi tanda baca tidak bisa diucapkan dalam Bahasa Indonesia. Cara memakainya ada di panduan Google Docs voice typing.

Di mana posisi Artikulasi, termasuk yang belum bisa

Artikulasi adalah aplikasi mengetik dengan suara untuk Windows yang saya bangun dengan Bahasa Indonesia sebagai titik awal, bukan tambahan. Cara pakainya sama dengan kategori ini: tahan satu tombol, bicara, lepas, lalu teks yang sudah rapi muncul di posisi kursor, di hampir semua aplikasi. Kalau yang kamu cari adalah speech to text Bahasa Indonesia yang mengetik langsung di aplikasi yang sedang terbuka, itulah yang sedang saya bangun.

Supaya adil, saya jelaskan juga cara kerjanya, karena ini menyangkut klaim soal kalimat campur. Artikulasi tidak mendeteksi bahasa per kata. Rekamanmu ditranskripsi dengan Bahasa Indonesia sebagai bahasa dasar. Setelah itu ada tahap perapian yang diinstruksikan untuk menjaga istilah Inggris, bentuk seperti "deadline-nya", dan gaya bicaramu. Rinciannya ada di halaman cara kerja.

Dalam uji internal Artikulasi, versi pertama instruksi perapian justru mengubah "nonton" menjadi "menonton". Setelah instruksinya diperbaiki, kata santai seperti "nonton" dan "googling aja" dibiarkan apa adanya. Kalimat dengan ralat di tengah, "...deadline-nya dipercepat, eh maksudnya dipercepat dua hari", dirapikan menjadi "...deadline-nya dipercepat dua hari". Sampel ujinya masih kecil, jadi anggap ini petunjuk awal, bukan bukti.

Yang belum bisa

Artikulasi masih beta, jadi masih ada yang bisa meleset. Versi pertamanya hanya untuk Windows, belum ada versi Mac. Artikulasi butuh internet, sama seperti Wispr Flow, dan belum punya mode offline seperti Superwhisper. Artikulasi juga bukan alat transkrip rekaman atau notulen rapat.

Soal data, rancangannya adalah server Artikulasi tidak menyimpan audio maupun teksmu. Penjelasan lengkapnya ada di halaman privasi dan keamanan, termasuk apa saja yang dikirim saat kamu mendikte.

Cara menguji alat dikte dengan kalimatmu sendiri

Tabel perbandingan hanya memuat klaim vendor. Yang menentukan alternatif Wispr Flow mana yang cocok adalah kalimatmu sendiri. Kabar baiknya, semua aplikasi di tabel yang sudah bisa dipasang hari ini punya paket gratis atau kredit gratis, jadi pengujian ini tidak perlu biaya. Khusus Aqua Voice, jatah gratisnya 1.000 kata pertama, jadi pakai dengan hemat. Siapkan lima kalimat berikut, lalu ucapkan di setiap alat yang ingin kamu coba.

  • Kalimat campur. "Tolong follow up klien-nya besok, deadline-nya dipercepat." Lihat apakah "follow up" dan "deadline-nya" tertulis benar, tidak diterjemahkan, dan tidak dieja aneh.
  • Ralat di tengah kalimat. "Rapatnya jam sembilan, eh maksudnya jam sepuluh." Alat yang bagus hanya menulis jam sepuluh.
  • Nama dan merek. Sebut nama rekan kerja, klien, atau produk yang sering kamu tulis. Cek apakah alatnya punya kamus pribadi untuk memperbaikinya.
  • Angka dan tanggal. "Anggarannya dua setengah juta, dibayar tanggal dua belas Oktober." Perhatikan apakah angkanya ditulis dengan format yang kamu mau.
  • Gaya santai. "Nanti aku kabarin lagi ya, lagi di jalan nih." Pesan santai sebaiknya tetap santai, tidak berubah jadi bahasa surat resmi.
Lima contoh kalimat untuk menguji alat dikte: campur bahasa, ralat, nama dan merek, angka dan tanggal, serta gaya santai.
Lima contoh uji ini membantu membandingkan alat secara konsisten. Ilustrasi: Artikulasi

Ucapkan setiap kalimat dua kali, di aplikasi yang paling sering kamu pakai, misalnya WhatsApp Desktop, Gmail, Word, atau editor kode. Jangan hanya di kolom uji milik aplikasinya, karena masalah sering baru muncul saat teks ditempel ke aplikasi lain. Perhatikan juga berapa lama teks muncul setelah kamu selesai bicara, dan apakah kursormu tetap di tempat yang benar.

Catat hasilnya

Buat tabel kecil berisi kalimat, nama alat, hasil benar atau salah, dan kesan soal kecepatan. Hasil dari kalimatmu sendiri lebih bisa dipercaya daripada ulasan siapa pun, termasuk artikel ini. Sebelum itu, cek juga jenis prosesor laptopmu, karena Wispr Flow tidak berjalan di Windows on ARM. Caranya: klik kanan tombol Start, pilih Settings, buka System, lalu About. Menurut panduan Microsoft, jenis prosesor tercantum di bagian Device specifications.

Jadi, mana yang sebaiknya kamu pilih?

Tidak ada satu alternatif Wispr Flow yang paling cocok untuk semua orang. Jawabannya bergantung pada situasimu, bukan pada peringkat. Kalau Wispr Flow sudah cocok dan harganya masuk anggaranmu, tidak ada alasan untuk pindah hanya karena membaca artikel ini. Saya sendiri masih memakainya hari ini.

Panduan lima situasi. Butuh dikte di semua aplikasi mulai hari ini: coba Wispr Flow atau Superwhisper. Laptop Windows on ARM: Wispr Flow tidak mendukung, Superwhisper mendukung ARM64. Fitur bawaan Windows + H: Bahasa Indonesia belum ada. Hanya menulis di Google Docs: pakai voice typing Google Docs. Bicara Indonesia campur Inggris di aplikasi apa pun: coba Artikulasi versi beta.
Ringkasan pilihan berdasarkan situasi, disusun dari halaman resmi setiap alat per 30 September 2026. Ilustrasi: Artikulasi

Kalau butuh dikte offline atau laptopmu memakai prosesor ARM, Superwhisper adalah pilihan yang paling masuk akal. Kalau kamu ingin Bahasa Indonesia tertulis jelas di daftar bahasa, Aqua Voice, Willow Voice, dan Soniox App layak dicoba, dengan Soniox sebagai yang paling eksplisit soal pergantian bahasa di tengah kalimat. Kalau kamu hanya menulis panjang di Google Docs, fitur voice typing-nya sudah cukup untuk mulai, asal kamu siap menambah tanda baca sendiri.

Kalau kamu bicara Indonesia campur Inggris sepanjang hari dan ingin alat yang dibangun khusus untuk itu di Windows, versi beta Artikulasi sudah bisa kamu coba. Masukkan emailmu, lalu link unduhan dan kode aktivasi kami kirim ke email itu. Apa pun pilihanmu, jangan percaya tabel siapa pun, termasuk tabel saya, sebelum kamu mengujinya dengan lima kalimatmu sendiri.

Sumber

  1. Pricing, Wispr Flow (diakses 21 Oktober 2026)
  2. Use Flow with multiple languages, Wispr Flow Help Center (diakses 30 September 2026)
  3. Flow is transcribing in the wrong language, Wispr Flow Help Center (diakses 30 September 2026)
  4. How to setup Flow Styles, Wispr Flow Help Center (diakses 30 September 2026)
  5. Supported devices and system requirements, Wispr Flow Help Center (diakses 30 September 2026)
  6. Wispr Flow (beranda, FAQ bahasa), Wispr Flow (diakses 30 September 2026)
  7. Wispr Flow India (harga rupee, UPI, dan syarat internet), Wispr Flow (diakses 30 September 2026)
  8. Ulasan Wispr Flow di App Store Indonesia, Apple App Store (diakses 30 September 2026)
  9. Ulasan Wispr Flow di Google Play (4 September 2026, campuran bahasa), Google Play (diakses 30 September 2026)
  10. Ulasan Wispr Flow di Google Play (10 Maret 2026, multibahasa), Google Play (diakses 30 September 2026)
  11. Ulasan Wispr Flow di Google Play (27 September 2026, harga), Google Play (diakses 30 September 2026)
  12. Superwhisper (beranda dan harga), Superwhisper (diakses 30 September 2026)
  13. Superwhisper for Windows, Superwhisper (diakses 30 September 2026)
  14. Language detection, Superwhisper Docs (diakses 30 September 2026)
  15. whisper/tokenizer.py (daftar kode bahasa Whisper), OpenAI, GitHub (diakses 30 September 2026)
  16. Aqua Voice Pricing, Aqua Voice (diakses 30 September 2026)
  17. Dictation Software for Windows PCs, Aqua Voice (diakses 30 September 2026)
  18. Aqua Voice llms.txt (Dictation Languages), Aqua Voice (diakses 30 September 2026)
  19. Willow Voice (beranda), Willow Voice (diakses 30 September 2026)
  20. Willow Pricing, Willow Voice (diakses 30 September 2026)
  21. How to use voice dictation in Indonesian, Willow Voice (diakses 30 September 2026)
  22. How do I dictate in another language?, Willow Voice Help Center (diakses 30 September 2026)
  23. Soniox App, Soniox (diakses 30 September 2026)
  24. Soniox App Pricing, Soniox (diakses 30 September 2026)
  25. Soniox Voice Typing, Soniox (diakses 21 Oktober 2026)
  26. Use voice typing to talk instead of type on your PC, Microsoft Support (diakses 21 Oktober 2026)
  27. Dictate your documents in Word, Microsoft Support (diakses 30 September 2026)
  28. Find information about your Windows device, Microsoft Support (diakses 30 September 2026)
  29. Type & edit with your voice, Google Docs Editors Help (diakses 30 September 2026)