Superwhisper adalah aplikasi dikte suara yang dulu dikenal sebagai aplikasi Mac, dan sekarang juga berjalan native di Windows 10 dan 11. Untuk pengguna Indonesia, kabar baiknya paket gratisnya memakai model Whisper lokal yang mencakup Bahasa Indonesia. Catatannya, kamu perlu mengatur bahasa dengan benar, karena mode Automatic kadang mengubah dikte non-Inggris menjadi teks Inggris.

Banyak orang mencari Superwhisper sebagai alternatif Wispr Flow, terutama karena Superwhisper bisa bekerja offline dan punya paket gratis yang jumlah katanya tidak dibatasi. Tapi dokumentasinya ditulis untuk pengguna global, jadi detail yang penting untuk Bahasa Indonesia tersebar di beberapa halaman.

Artikel ini merangkum dokumentasi resmi Superwhisper yang kami baca pada 19 Oktober 2026: syarat di Windows, model suara dan cakupan bahasanya, paket Free dan Pro, cara mengatur bahasa supaya dikte Indonesia tidak salah baca, serta kapan alternatif lain lebih cocok. Kami tidak menguji akurasinya untuk Bahasa Indonesia secara terukur, jadi bagian akurasi kami tulis apa adanya.

Apa itu Superwhisper?

Menurut halaman pengantarnya, Superwhisper mengubah suara menjadi teks yang bersih dan terformat di aplikasi apa pun: pesan, email, catatan, sampai kode. Aplikasinya berjalan di macOS, Windows, iOS, dan Android. Selain dikte, Superwhisper juga bisa merekam dan meringkas rapat.

Cara kerjanya dibagi dua tahap. Tahap pertama adalah model suara (voice model) yang mengubah rekaman menjadi teks mentah. Tahap kedua, yang opsional, adalah model bahasa (language model) yang merapikan atau mengubah teks itu sesuai instruksi mode, misalnya menjadi email formal atau pesan singkat. Setiap mode memasangkan satu model suara dengan satu model bahasa opsional.

Konsep mode ini penting untuk dipahami sejak awal, karena pengaturan bahasa juga menempel di mode. Kalau kamu sering berganti bahasa, Superwhisper menyarankan membuat satu mode per bahasa, lalu berpindah mode sesuai kebutuhan. Hal ini kita bahas lebih rinci di bagian pengaturan bahasa.

Superwhisper di Windows: syarat dan instalasi

Halaman Superwhisper on Windows menyebut aplikasinya berjalan native di Windows 10 dan 11, pada prosesor x64 dan ARM64. Aplikasinya sama dengan versi macOS, dan satu pembelian lisensi mencakup kedua platform. GPU tidak wajib, tetapi berpengaruh pada kecepatan model lokal.

Tangkapan layar dokumentasi Superwhisper on Windows yang menyebut aplikasi berjalan native di Windows 10 dan 11 pada x64 dan ARM64, diikuti lima langkah instalasi
Halaman resmi Superwhisper untuk Windows, berisi syarat dan langkah instalasi. Tangkapan layar: superwhisper.com/docs, dibuka 19 Oktober 2026

Langkah instalasinya menurut dokumentasi resmi:

  1. Unduh installer dari halaman Windows di situs Superwhisper.
  2. Jalankan installer dan ikuti petunjuknya.
  3. Superwhisper berjalan dan menambahkan ikon di system tray. Klik ikonnya untuk membuka pengaturan.
  4. Izinkan akses mikrofon ketika Windows memintanya.
  5. Ikuti wizard pengaturan, lalu coba dikte pertamamu.

Soal perangkat keras, ada detail yang perlu diperhatikan. Model lokal Cohere Transcribe dan Whisper Large v3 Turbo memakai Vulkan kalau GPU dan drivernya mendukung. Tanpa Vulkan, keduanya kembali ke CPU yang jauh lebih lambat. Di Windows ARM (misalnya laptop Snapdragon), Superwhisper belum mendukung Vulkan, sehingga model lokal yang tersedia hanya Parakeet Multilanguage. Kalau aplikasinya gagal dibuka dengan pesan error DLL atau Vulkan, dokumentasinya menyarankan memperbarui driver grafis lebih dulu.

Sebagian fitur macOS juga belum ada di Windows. Dokumentasi menyebut Filesync, lokasi folder aplikasi kustom, Hold Shift to Auto-Send, Simulate Keypresses, serta integrasi coding agent dan CLI belum tersedia. Fitur lain, termasuk mode kustom, kosakata, model lokal dan cloud, transkripsi file, dan pemisahan pembicara, disebut bekerja sama seperti di macOS.

Dua kartu perbandingan Superwhisper di Windows: fitur yang sudah sama dengan macOS seperti mode, kosakata, model lokal dan cloud, transkripsi file, serta fitur yang belum ada di Windows seperti Filesync, Hold Shift to Auto-Send, Simulate Keypresses, dan integrasi coding agent.
Fitur yang sudah dan belum tersedia di Superwhisper versi Windows. Ilustrasi: Artikulasi

Model suara Superwhisper dan dukungan Bahasa Indonesia

Pertanyaan terpenting untuk pengguna Indonesia adalah model mana yang bisa membaca Bahasa Indonesia. Halaman Voice models membagi modelnya menjadi model cloud (berjalan di server, tanpa unduhan) dan model lokal (berjalan sepenuhnya di perangkat). Cakupan bahasanya berbeda-beda.

Model suara Superwhisper dan cakupan bahasanya per Oktober 2026
ModelJenisBahasa menurut dokumentasiPaket
Whisper (Large v3 Turbo, Large v3, Medium, Small, Base, Tiny)LokalMultibahasa; versi berlabel English hanya InggrisFree
S1-VoiceCloudLebih dari 100 bahasaPro
Parakeet MultilanguageLokal24 bahasaPro
Cohere TranscribeLokal14 bahasa, tanpa Bahasa IndonesiaPro
Nova 3, Nova 2 (Deepgram)CloudSesuai menu bahasa di modePro
Scribe (ElevenLabs)CloudDeteksi bahasa otomatisPro

Dokumentasi Superwhisper tidak menyebut Bahasa Indonesia secara eksplisit. Namun model Whisper berasal dari OpenAI, dan daftar bahasa di kode sumber Whisper (berkas tokenizer.py) mencantumkan Bahasa Indonesia dengan kode id. Jadi secara teknis model Whisper lokal di Superwhisper bisa diarahkan ke Bahasa Indonesia. Cara paling pasti untuk mengecek adalah membuka menu Language di mode: dokumentasinya menyebut menu itu menampilkan bahasa yang didukung model yang sedang dipilih.

Cohere Transcribe perlu dicatat terpisah karena dokumentasi menyebutnya model lokal paling akurat. Daftar 14 bahasanya adalah Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Portugis, Yunani, Belanda, Polandia, Tionghoa, Jepang, Korea, Vietnam, dan Arab. Bahasa Indonesia tidak ada, jadi untuk dikte Indonesia, model ini bukan pilihan.

Empat kartu model suara Superwhisper: Whisper lokal gratis, S1-Voice cloud lebih dari 100 bahasa di paket Pro, Parakeet Multilanguage lokal 24 bahasa di paket Pro, dan Cohere Transcribe lokal 14 bahasa tanpa Bahasa Indonesia.
Kelompok model suara Superwhisper, dirangkum dari halaman Voice models. Ilustrasi: Artikulasi

Soal akurasi, Superwhisper mempublikasikan hasil benchmark sendiri, misalnya tingkat kesalahan kata (word error rate) 6,6 persen untuk S1-Voice di delapan dataset benchmark mereka. Angka ini mengukur dataset pilihan Superwhisper, bukan khusus Bahasa Indonesia, jadi jangan dibaca sebagai jaminan akurasi untuk dikte Indonesia. Kalau ingin memahami cara membaca angka seperti ini, lihat penjelasan WER di artikel automatic speech recognition.

Cara mengatur Superwhisper untuk Bahasa Indonesia

Masalah yang paling sering dialami pengguna non-Inggris punya halaman troubleshooting sendiri di dokumentasi Superwhisper. Ketika bahasa diatur ke Automatic, dikte non-Inggris kadang keluar sebagai teks Inggris. Ini terjadi di tahap transkripsi, sebelum pemrosesan AI, dan bisa kamu lihat di menu History yang menampilkan teks mentahnya.

Perbaikan yang disebut paling andal adalah mengganti Language di mode dari Automatic ke bahasamu. Langkahnya:

  1. Buka mode yang biasa kamu pakai, atau buat mode baru khusus Bahasa Indonesia.
  2. Pilih model suara Whisper. Model ini gratis dan berjalan di perangkat.
  3. Ganti pengaturan Language dari Automatic ke bahasa Indonesia, kalau tersedia di menu bahasa model itu.
  4. Dikte satu atau dua kalimat uji, lalu cek teks mentahnya di History.
Empat langkah mengatur Superwhisper untuk Bahasa Indonesia: buka atau buat mode, pilih model suara Whisper, ganti Language dari Automatic ke bahasa Indonesia, lalu dikte kalimat uji dan cek teks mentah di History.
Alur mengatur bahasa per mode, berdasarkan halaman troubleshooting Superwhisper. Ilustrasi: Artikulasi

Bagaimana kalau kamu sering mencampur Indonesia dan Inggris dalam satu kalimat? Dokumentasi menyarankan Automatic hanya untuk kasus seperti itu, ditambah petunjuk kosakata. Caranya: tambahkan satu frasa di daftar Vocabulary yang ditulis dalam bahasa targetmu, dengan arti "dan bisa juga berisi kata dalam bahasa Indonesia". Dokumentasi juga mengingatkan agar daftar kosakata tetap pendek, karena daftar yang panjang bisa menurunkan kualitas transkripsi. Kalau petunjuk itu tidak membantu, kembali ke bahasa tetap.

Untuk pengguna Indonesia, campuran bahasa adalah situasi sehari-hari, bukan pengecualian. Kami membahas kenapa mesin dikte sering bingung dengan kalimat campuran di artikel code switching dan bahasa Jaksel.

Paket Free dan Pro Superwhisper

Halaman Plans and Pricing menyebut Superwhisper gratis dengan model Whisper lokal, sedangkan paket Pro menambah model cloud dan mode AI. Satu lisensi Pro berlaku untuk semua perangkat: Mac dan PC Windows berapa pun jumlahnya, plus iPhone dan ponsel Android.

Tangkapan layar halaman Plans and Pricing Superwhisper dengan penjelasan paket gratis dan tabel perbandingan fitur Free dan Pro
Halaman resmi paket Superwhisper dengan tabel Free dan Pro. Tangkapan layar: superwhisper.com/docs, dibuka 19 Oktober 2026
Perbandingan paket Free dan Pro Superwhisper
FiturFreePro
Dikte suara dan model Whisper lokalYa, jumlah kata tidak dibatasiYa
Kosakata kustom dan penggantian teksYaYa
ModeMaksimal 2, tanpa pemrosesan AITidak dibatasi
Model suara cloud, Cohere Transcribe, ParakeetTidakYa
Mode AI, context awareness, realtimeTidakYa
Transkripsi file dan pemisahan pembicaraTidakYa
HargaGratisUSD 8,49 per bulan, USD 84,99 per tahun, atau USD 249,99 sekali bayar

Pengguna baru mendapat 3000 kata gratis untuk mencoba semua fitur Pro. Sesudah kuota itu habis, aplikasi kembali ke paket Free tanpa menghapus apa pun. Harga di atas adalah harga pembelian di situs Superwhisper; dokumentasinya menyebut harga di App Store dan Google Play lebih tinggi karena biaya platform. Ada juga diskon 40 persen untuk pelajar, pendidik, dan organisasi nirlaba yang terverifikasi.

Satu catatan untuk pengguna paket gratis: di paket Free tidak ada pemrosesan AI. Artinya teks yang keluar adalah hasil transkripsi Whisper apa adanya, tanpa dirapikan menjadi gaya email atau pesan. Tanda baca dan kapitalisasi tetap bergantung pada model suaranya.

Privasi dan mode offline

Salah satu alasan orang memilih Superwhisper adalah privasi. Dokumentasi pengantarnya menyebut Superwhisper bisa bekerja offline: model suara lokal mentranskrip tanpa koneksi internet, dan dengan model lokal, apa yang kamu ucapkan tidak meninggalkan perangkat. Halaman paket juga menulis bahwa di paket Free tidak ada hasil dikte yang keluar dari perangkatmu.

Ada batasnya. Pemformatan AI secara offline hanya tersedia lewat model lokal S1-mini di mode Message atau Mail. Halaman Language models menyebut S1-mini hanya untuk bahasa Inggris, dan Windows ARM membutuhkan model cloud untuk pemrosesan ini. Pemrosesan AI lainnya membutuhkan internet. Jadi untuk dikte Bahasa Indonesia yang sepenuhnya offline, yang kamu dapat adalah transkrip Whisper tanpa perapian AI.

Di Windows, Superwhisper menyimpan konfigurasi, mode, dan rekaman di folder data aplikasi lokal pengguna. Kalau kamu bekerja dengan data sensitif, periksa folder rekaman itu secara berkala dan pelajari halaman praktik data sensitif di dokumentasinya.

Kapan memilih alternatif Superwhisper

Superwhisper adalah pilihan yang kuat kalau kamu butuh dikte offline, sering berpindah antara Mac dan Windows, atau ingin mengutak-atik mode dan model sendiri. Tetapi ada situasi di mana alternatif lain lebih cocok.

  • Kamu sering mencampur Indonesia dan Inggris. Pengaturan bahasa per mode berarti kamu memilih salah satu, atau memakai Automatic dengan risiko teks berubah jadi Inggris. Alat yang dirancang untuk bahasa campuran bisa lebih praktis.
  • Kamu ingin teks langsung rapi tanpa paket berbayar. Di paket Free, tidak ada perapian AI, jadi hasilnya teks mentah dari model suara.
  • Laptopmu lama atau berbasis ARM. Model lokal yang berat butuh GPU dengan Vulkan, dan di ARM pilihan lokalnya hanya Parakeet Multilanguage (24 bahasa).

Perbandingan lengkap alat dikte untuk Windows, termasuk Wispr Flow, Aqua Voice, dan Superwhisper, ada di artikel alternatif Wispr Flow. Kalau kamu ingin opsi gratis yang sudah ada di perangkat, baca Google Docs voice typing dan Google dikte. Untuk mengenal model Whisper yang dipakai Superwhisper, lihat Whisper AI.

Di mana Artikulasi berperan

Kami membuat Artikulasi, aplikasi dikte suara untuk Windows yang dirancang untuk Bahasa Indonesia sejak awal. Kamu cukup menahan Ctrl + Alt, bicara campur Indonesia dan Inggris, lalu melepasnya. Teks rapi bertanda baca muncul di aplikasi yang sedang dipakai, tanpa perlu memilih bahasa per mode. Versi beta untuk Windows 10 dan 11 sudah bisa dicoba.

Kami tidak mengklaim Artikulasi lebih akurat dari Superwhisper, karena belum ada uji yang adil antara keduanya untuk Bahasa Indonesia. Bedanya ada di fokus: Superwhisper luas dan fleksibel untuk banyak bahasa dan platform, sedangkan Artikulasi sempit tetapi khusus Bahasa Indonesia campur Inggris di Windows. Cara kerjanya bisa kamu baca di halaman cara kerja, dan langkah praktis mendikte di laptop ada di cara mengetik dengan suara di laptop serta cara mengetik dengan suara di Word.

Sumber

  1. Superwhisper on Windows, Superwhisper Docs (diakses 19 Oktober 2026)
  2. Voice models, Superwhisper Docs (diakses 19 Oktober 2026)
  3. Language models, Superwhisper Docs (diakses 19 Oktober 2026)
  4. Plans and Pricing, Superwhisper Docs (diakses 19 Oktober 2026)
  5. Transcribed in English instead of my language, Superwhisper Docs (diakses 19 Oktober 2026)
  6. Introduction, Superwhisper Docs (diakses 19 Oktober 2026)
  7. openai/whisper: tokenizer.py (daftar bahasa), OpenAI di GitHub (diakses 19 Oktober 2026)